Jangan Sampai Kehabisan Waktu.
Kita sering merasa masih punya banyak waktu.
Nanti saja berbuat baik.
Nanti saja meminta maaf.
Nanti saja membahagiakan orang tua.
Nanti saja memperbaiki diri.
Padahal waktu tidak pernah berkata tunggu sebentar.
Ia terus berjalan, meskipun kita masih menunda.
Ia terus pergi, meskipun kita belum siap.
Banyak orang menyesal bukan karena tidak punya kesempatan, tetapi karena terlalu lama merasa kesempatan itu akan selalu ada.
Kita menunda hal penting, lalu sibuk mengejar hal yang sebenarnya tidak terlalu penting.
Waktu yang habis tidak bisa dibeli kembali.
Uang bisa dicari.
Jabatan bisa berganti.
Teman bisa datang lagi.
Tapi waktu yang sudah pergi, hanya meninggalkan pelajaran.
Maka jangan tunggu sakit baru sadar pentingnya olahraga.
Jangan tunggu kehilangan baru sadar pentingnya kehadiran.
Jangan tunggu tua baru ingin memperbaiki hidup.
Jangan tunggu kematian datang baru ingin dekat dengan Tuhan.
Hidup ini bukan tentang berapa lama kita tinggal di dunia, tetapi seberapa bermakna waktu yang kita gunakan.
Ada orang hidup lama, tapi sedikit memberi arti.
Ada pula yang hidup sederhana, tapi jejak kebaikannya panjang sekali.
Mulailah hari ini.
Ucapkan terima kasih.
Minta maaf.
Maafkan orang lain.
Berbuat baik walau kecil.
Kerjakan yang bisa dikerjakan.
Dekati Tuhan sebelum hati terlalu jauh.
Karena waktu bukan untuk ditunggu.
Waktu adalah amanah yang harus diisi.
Jangan sampai kita baru sadar ketika semuanya sudah terlambat.
Jangan sampai kita kehabisan waktu, sementara hidup belum sempat menjadi kebaikan.
pikiranyayat.com
