Stay Present — Hiduplah di Saat Ini
Kita sering berada di satu tempat, tetapi pikiran sedang berada di tempat lain.
Tubuh menikmati pagi, tetapi pikiran sibuk mencemaskan sore. Sedang bersama keluarga, tetapi pikiran masih tertinggal pada pekerjaan. Sedang menikmati hari ini, tetapi hati terus mengulang kesalahan kemarin atau takut pada sesuatu yang bahkan belum terjadi.
Masa lalu boleh menjadi guru, tetapi jangan dijadikan tempat tinggal. Masa depan boleh direncanakan, tetapi jangan sampai kecemasannya merampas kebahagiaan hari ini.
Ada kalanya kita terlalu sibuk mengejar sesuatu sampai lupa menikmati apa yang sudah ada. Kita mengejar kebahagiaan di depan, sementara secangkir kopi, kesehatan, keluarga, sahabat, dan kesempatan bernapas hari ini berlalu begitu saja.
Ketika makan, nikmati makanan. Ketika bekerja, bekerjalah sepenuh hati. Ketika berbicara dengan seseorang, dengarkan sungguh-sungguh. Ketika beristirahat, izinkan diri benar-benar beristirahat.
Tidak semua persoalan harus diselesaikan hari ini. Tidak semua masa depan harus diketahui sekarang.
Kadang ketenangan datang bukan karena hidup sudah sempurna, tetapi karena kita berhenti berlari ke mana-mana dalam pikiran.
Sebab mungkin kebahagiaan yang selama ini kita cari sebenarnya tidak jauh di depan.
Ia sedang duduk diam di samping kita, menunggu kita benar-benar hadir.
