Agustusan: Bulan Kegembiraan Bagi Anak Bangsa
Bulan Agustus selalu terasa berbeda.
Merah putih berkibar di mana-mana. Anak-anak bermain, warga berkumpul, dan kampung-kampung kembali ramai oleh lomba sederhana: makan kerupuk, balap karung, tarik tambang, hingga panjat pinang.
Hadiahnya mungkin tidak seberapa. Tapi kegembiraannya sangat berharga.
Sebab Agustusan bukan sekadar lomba. Di dalamnya ada kebersamaan, gotong royong, persaudaraan, dan rasa memiliki Indonesia.
Anak-anak mungkin belum memahami panjangnya perjuangan para pahlawan. Namun melalui kegembiraan Agustusan, mereka belajar mencintai negeri ini dengan cara yang sederhana.
Mereka belajar berani, sportif, bekerja sama, menerima kekalahan, dan menghargai kemenangan.
Karena itu, jangan biarkan tradisi Agustusan hilang.
Zaman boleh berubah, permainan boleh berganti, tetapi kegembiraan, kebersamaan, dan cinta kepada Indonesia harus terus diwariskan.
Agustusan bukan hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga merawat kegembiraan anak bangsa.
