Hot Posts

6/recent/ticker-posts

“Puasa di Siang Hari, Belanja di Malam Hari.”

 


Puasa mengajarkan kita menahan diri. Dari fajar hingga senja kita belajar menahan lapar, haus, dan berbagai keinginan. Namun sering kali, ketika malam tiba, godaan justru datang dalam bentuk lain: belanja.

Mall penuh, toko online ramai, dan keranjang belanja tiba-tiba terasa kurang besar. Seolah-olah lapar yang ditahan seharian harus “dibalas” dengan membeli banyak hal. Dari makanan berbuka yang berlebihan sampai berbagai barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Padahal puasa justru ingin mengajarkan kesederhanaan. Ketika kita mampu bertahan dengan sedikit, seharusnya kita juga belajar hidup lebih sederhana. Bukan menahan diri di siang hari lalu melampiaskannya di malam hari.

Ramadhan bukan sekadar mengubah jam makan. Ia seharusnya mengubah cara kita memandang hidup: dari berlebihan menjadi cukup, dari konsumtif menjadi lebih bijak.

Karena itu, puasa bukan hanya soal menahan lapar di siang hari, tetapi juga menahan keinginan di malam hari.  (pikiranyayat.com)