Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Ketika Hari Kamis Manis Datang


 

Ketika Kamis Datang, Apa yang Sudah Berubah dalam Diri Kita?
Oleh: Yayat Suyatna.

Kamis sering datang tanpa banyak perhatian. Ia bukan awal pekan yang penuh semangat, juga bukan akhir pekan yang dinanti. Kamis hadir di tengah rutinitas, berjalan tenang di antara kesibukan dan berbagai urusan yang belum selesai.

Namun justru karena kesederhanaannya, Kamis mengajak kita bertanya: apa yang sudah berubah dalam diri kita sejak awal pekan ini?

Apakah kita menjadi lebih sabar dibanding beberapa hari lalu? Apakah pekerjaan yang kita lakukan telah memberi manfaat bagi orang lain? Apakah hubungan dengan keluarga, sahabat, dan rekan kerja menjadi lebih baik? Atau jangan-jangan kita hanya sibuk bergerak tanpa benar-benar bertumbuh?

Banyak orang mengukur hidup dari apa yang dimiliki. Padahal kehidupan sering kali lebih bermakna ketika diukur dari apa yang berubah dalam diri. Bukan berapa banyak harta yang bertambah, tetapi berapa banyak kebijaksanaan yang diperoleh. Bukan berapa banyak pujian yang diterima, tetapi berapa banyak manfaat yang diberikan.

Kamis adalah waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi kecil sebelum pekan berakhir. Sebab perubahan besar biasanya lahir dari perbaikan-perbaikan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Jika sampai hari ini kita masih diberi kesempatan untuk belajar, bekerja, beribadah, dan berkumpul dengan orang-orang tercinta, maka sesungguhnya kita masih memiliki ruang untuk menjadi pribadi yang lebih baik daripada kemarin.

Maka ketika Kamis datang, jangan hanya melihat kalender. Lihatlah diri kita sendiri.

Karena pada akhirnya, yang paling penting bukanlah berapa banyak hari yang telah kita lewati, melainkan berapa banyak diri kita yang telah berubah menjadi lebih baik di setiap harinya.

pikiranyayat.com.
Tidak menggurui, tetapi menemani. Tidak sekadar dibaca, tetapi dirasakan.