Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Psikologi Orang Yang Sering Posting


 

Psikologi Orang yang Sering Posting

ala pikiranyayat.com
Tidak semua orang yang sering posting itu buruk. Tidak juga semuanya haus perhatian. Kadang, manusia hanya ingin didengar. Ingin dianggap ada. Ingin merasa hidupnya berarti. Media sosial akhirnya menjadi tempat banyak orang mencari sesuatu yang tidak mereka dapatkan di dunia nyata: pengakuan, perhatian, dan penghargaan. Ada yang posting karena ingin berbagi kebahagiaan. Ada yang menjadikan media sosial sebagai album kenangan. Ada juga yang sebenarnya sedang kesepian, lalu mencoba ramai di dunia maya. Psikologi manusia memang unik. Semakin kosong hati seseorang, kadang semakin besar keinginan untuk terlihat baik-baik saja. Maka jangan heran jika ada orang yang paling sering tertawa di media sosial, justru paling banyak menyimpan luka. Ada yang setiap hari mengunggah aktivitasnya karena takut dianggap tidak sukses. Ada yang terus memposting pencapaian karena diam-diam hidupnya penuh perbandingan. Dan ada pula yang terlalu sibuk menunjukkan kehidupan, sampai lupa menikmati kehidupan itu sendiri. Tapi kita juga tidak boleh mudah menghakimi. Sebab di balik sebuah postingan, kadang ada hati yang sedang mencari teman, mencari penghargaan, atau sekadar berharap ada yang peduli. Karena itu, bijaklah melihat media sosial. Jangan terlalu iri pada yang terlihat bahagia. Dan jangan terlalu cepat menilai orang yang sering membagikan hidupnya. Sebab manusia tidak selalu memperlihatkan kenyataan. Kadang yang diposting hanyalah bagian yang ingin dilihat orang lain.
Di zaman ini, banyak orang terlihat kuat di layar, tapi diam-diam lelah dalam kenyataan.
Oleh: Yayat Suyatna pikiranyayat.com