Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Kopi Boleh pahit Tapi Hidup Tetap Manis


 

Kopimu Pahit, Tapi Hidupmu Manis

Oleh: Yayat Suyatna

Ada orang yang setiap pagi memulai harinya dengan kopi pahit.
Tanpa gula.
Tanpa tambahan apa-apa.
Katanya, biar tetap sadar bahwa hidup tidak selalu manis.

Tapi anehnya, justru banyak orang yang terbiasa menikmati pahitnya kopi, hidupnya malah lebih tenang.
Lebih kuat.
Lebih tahan banting.
Karena mereka tidak sibuk menuntut dunia agar selalu sesuai keinginan.
Mereka belajar menerima rasa.

Kadang hidup memang seperti kopi hitam.
Awalnya getir.
Namun setelah dinikmati perlahan, ada hangat yang tinggal di dada.

Kita sering ingin hidup yang manis terus.
Karier lancar.
Rezeki deras.
Cinta tidak rumit.
Pertemanan tanpa pengkhianatan.
Padahal, justru rasa pahit itulah yang membuat manusia tumbuh.

Bukankah biji kopi terbaik pun harus dihancurkan dulu sebelum menjadi minuman yang menghangatkan?
Begitulah hidup.
Kadang kita dihancurkan oleh keadaan, agar berubah menjadi pribadi yang lebih matang.

Maka kalau hari ini hidupmu sedang pahit, jangan buru-buru menyalahkan takdir.
Siapa tahu Allah sedang menyeduh hidupmu menjadi lebih nikmat di masa depan.
Dan percayalah, tidak semua yang pahit itu buruk.
Sebab ada kopi yang pahit, tetapi mampu menemani lahirnya ide-ide besar, percakapan tulus, dan doa-doa panjang di sepertiga malam.

Kopimu boleh pahit.
Tapi semoga hidupmu tetap manis.

“Tidak semua yang pahit harus dibuang. Kadang, dari pahit itulah kita belajar menikmati hidup.”

pikiranyayat.com