Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Saat Mau Tidur Selain Berdoa Renungkanlah Ini


 

Saat Mau Tidur, Renungkanlah Ini

Oleh: Yayat Suyatna

Malam tidak pernah datang untuk menakut-nakuti. Ia hadir seperti seorang ibu yang lembut, mengajak kita pulang dari hiruk pikuk dunia.

Di saat tubuhmu mulai rebah, dan matamu perlahan menutup, ada hal yang sering kita lupakan: berdoa dan merenung.

Bukan merenung tentang apa yang belum kita miliki, tetapi tentang apa yang sudah kita jalani.

Renungkanlah, apakah hari ini kamu sudah cukup menjadi manusia? Bukan menjadi hebat, bukan menjadi sempurna, tetapi cukup menjadi manusia yang tidak melukai hati orang lain.

Apakah hari ini ada kata yang seharusnya tidak kamu ucapkan? Atau mungkin ada diam yang seharusnya kamu pilih, namun ego membuatmu tetap berbicara.

Malam adalah cermin. Ia tidak berbicara, tetapi memantulkan segalanya.

Ia menunjukkan bahwa luka orang lain kadang berasal dari sikap kita yang terlalu ingin dimengerti, tanpa mau memahami.

Renungkanlah, berapa banyak hal yang kamu kejar hari ini, yang sebenarnya tidak kamu butuhkan?

Berapa banyak waktu yang kamu habiskan untuk membuktikan sesuatu kepada dunia, padahal hatimu hanya ingin tenang?

Ada yang lebih penting dari pencapaian: ketenangan. Ada yang lebih berharga dari pengakuan: keikhlasan. Dan ada yang lebih dalam dari kesuksesan: hubunganmu dengan Tuhan.

Malam tidak meminta apa-apa darimu, kecuali satu: jujurlah pada dirimu sendiri.

Jika hari ini kamu salah, akui. Jika hari ini kamu lelah, istirahatlah. Jika hari ini kamu terluka, maafkanlah.

Karena esok bukan tentang mengulang yang sama, tetapi memperbaiki yang kemarin.

Dan tidur bukan sekadar memejamkan mata, tetapi menitipkan hidupmu sejenak kepada Yang Maha Menjaga.

Maka sebelum tidur malam ini, jangan hanya menutup mata, tapi bukalah hati.

Biarkan malam mengajarkanmu diam, dan dari diam itu lahir kebijaksanaan.