Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Merasa Bisa vs Bisa Merasa


 

Merasa Bisa atau Bisa Merasa - pikiranyayat.com
pikiranyayat.com

Merasa Bisa atau Bisa Merasa

Oleh: Yayat Suyatna

Ada dua cara manusia berjalan dalam hidup: yang pertama dengan keyakinan, yang kedua dengan perasaan.

Sebagian orang hidup dengan merasa bisa. Ia percaya diri, berani melangkah, tidak ragu menghadapi tantangan. Namun sering kali, di balik keyakinan itu, terselip sesuatu yang halus—keinginan untuk terlihat lebih dari yang sebenarnya.

Ia berkata, “Saya bisa.” Tapi lupa bertanya, “Apakah saya sudah cukup memahami?”

Di sisi lain, ada yang hidup dengan bisa merasa. Ia tidak selalu tampak hebat, tidak selalu berada di depan, tetapi ia tahu bagaimana merasakan.

Ia mengerti diam yang penuh makna, ia paham luka yang tidak terlihat, ia tahu bahwa tidak semua hal perlu ditaklukkan—sebagian cukup dipahami.

Orang yang merasa bisa sering ingin cepat sampai. Orang yang bisa merasa lebih memilih berjalan dengan sadar.

Yang satu mengejar hasil, yang satu menjaga makna.

Yang satu ingin diakui, yang satu ingin mengerti.

Hidup hari ini dipenuhi oleh banyak orang yang merasa bisa—pandai berbicara, cepat menilai, mudah memberi kesimpulan.

Namun dunia justru kekurangan orang-orang yang bisa merasa—yang mampu mendengar tanpa menghakimi, yang hadir tanpa menggurui, yang menguatkan tanpa harus terlihat.

Karena sejatinya, tidak semua kemenangan itu tentang menjadi paling hebat. Ada kemenangan yang lebih dalam: ketika kita mampu menjaga hati tetap lembut di tengah dunia yang semakin keras.

Merasa bisa itu penting—ia membuat kita bergerak. Namun bisa merasa jauh lebih penting—ia membuat kita tidak kehilangan arah.

Sebab kemampuan tanpa rasa mudah berubah menjadi kesombongan. Dan rasa tanpa kemampuan masih bisa tumbuh menjadi kebijaksanaan.

Maka jangan hanya bangga karena merasa bisa. Belajarlah untuk bisa merasa.

Karena pada akhirnya, yang dikenang bukan hanya siapa yang paling kuat, tetapi siapa yang paling mampu menjadi manusia.

pikiranyayat.com

Tekan tombol “Dengarkan” untuk memulai atau menghentikan suara.