Kamu Tidak Kehilangan Apa Pun, Kamu Hanya Diselamatkan
Tidak semua yang pergi dari hidupmu adalah kehilangan.
Kadang, itu adalah cara Tuhan menyelamatkanmu dari sesuatu yang tidak kamu sadari akan melukaimu.
Kamu merasa hancur, karena yang kamu harapkan tidak bertahan. Kamu merasa kosong, karena yang kamu genggam terlepas begitu saja.
Padahal… tidak semua yang lepas itu salah. Dan tidak semua yang bertahan itu baik.
Ada hal-hal yang kamu perjuangkan mati-matian, tapi sebenarnya bukan untukmu. Ada orang-orang yang kamu jaga sepenuh hati, tapi justru perlahan menghabiskan dirimu sendiri.
Dan ketika semua itu pergi, kamu menyebutnya kehilangan.
Padahal bisa jadi, itu adalah bentuk perlindungan yang tidak kamu mengerti saat ini.
Hidup tidak selalu memberi apa yang kamu mau, tapi sering kali memberi apa yang kamu butuhkan—meski dengan cara yang terasa menyakitkan.
Mungkin hari ini kamu menangis karena ditinggalkan. Merasa gagal karena sesuatu tidak berjalan sesuai rencana. Merasa sepi karena yang dulu ada… kini tidak lagi bersama.
Tapi percayalah, tidak semua yang hilang harus kamu sesali.
Ada yang pergi agar kamu tidak terus terluka. Ada yang hilang agar kamu tidak semakin tersesat. Ada yang dijauhkan agar kamu kembali menemukan dirimu sendiri.
Jangan terlalu cepat menyimpulkan bahwa hidup tidak adil. Bisa jadi, hidup sedang menarikmu dari sesuatu yang diam-diam menghancurkanmu.
Suatu hari nanti, kamu akan melihat ke belakang dan berkata: “Untung itu terjadi…”
Karena dari situ kamu belajar. Karena dari situ kamu tumbuh. Karena dari situ kamu selamat.
Kamu tidak kehilangan apa pun. Kamu hanya diselamatkan… dari hal yang tidak pantas untukmu.
