Uang Tidak Akan Datang Kalau Kita Stres
Oleh: Yayat Suyatna
Ada orang yang bekerja dari pagi sampai malam, tapi hidupnya tetap terasa sempit.
Bukan karena ia kurang usaha.
Kadang justru karena pikirannya terlalu penuh ketakutan.
Takut gagal.
Takut miskin.
Takut masa depan.
Takut dibandingkan. Akhirnya hidup dijalani dengan tegang.
Wajah lelah.
Tidur gelisah.
Hati tidak pernah benar-benar tenang. Padahal rezeki sering datang pada hati yang lapang.
Bukan berarti hidup harus santai tanpa perjuangan.
Tetapi ada bedanya antara bekerja keras dan memaksa diri sampai kehilangan jiwa. Stres membuat pikiran pendek.
Keputusan jadi terburu-buru.
Emosi mudah meledak.
Peluang lewat tanpa disadari.
Orang yang terlalu panik sering tidak bisa melihat pintu yang sebenarnya sudah terbuka di depannya. Kadang uang datang bukan hanya karena tenaga, tetapi karena ketenangan dalam berpikir.
Air yang tenang bisa memantulkan bayangan dengan jelas.
Begitu juga hati manusia.
Kalau terlalu gaduh, ia sulit melihat jalan hidupnya sendiri. Banyak orang berhasil bukan karena paling pintar, tetapi karena mampu tetap tenang saat hidup sedang kacau.
Maka rapikan pikiranmu.
Tenangkan hatimu.
Kurangi mengeluh.
Kurangi membandingkan hidupmu dengan orang lain. Sebab rezeki sering menjauh dari hati yang penuh panik.
Dan ketenangan adalah pintu yang diam-diam mendatangkan banyak hal baik.
Bukan karena ia kurang usaha.
Kadang justru karena pikirannya terlalu penuh ketakutan.
Takut gagal.
Takut miskin.
Takut masa depan.
Takut dibandingkan. Akhirnya hidup dijalani dengan tegang.
Wajah lelah.
Tidur gelisah.
Hati tidak pernah benar-benar tenang. Padahal rezeki sering datang pada hati yang lapang.
Bukan berarti hidup harus santai tanpa perjuangan.
Tetapi ada bedanya antara bekerja keras dan memaksa diri sampai kehilangan jiwa. Stres membuat pikiran pendek.
Keputusan jadi terburu-buru.
Emosi mudah meledak.
Peluang lewat tanpa disadari.
Orang yang terlalu panik sering tidak bisa melihat pintu yang sebenarnya sudah terbuka di depannya. Kadang uang datang bukan hanya karena tenaga, tetapi karena ketenangan dalam berpikir.
Air yang tenang bisa memantulkan bayangan dengan jelas.
Begitu juga hati manusia.
Kalau terlalu gaduh, ia sulit melihat jalan hidupnya sendiri. Banyak orang berhasil bukan karena paling pintar, tetapi karena mampu tetap tenang saat hidup sedang kacau.
Maka rapikan pikiranmu.
Tenangkan hatimu.
Kurangi mengeluh.
Kurangi membandingkan hidupmu dengan orang lain. Sebab rezeki sering menjauh dari hati yang penuh panik.
Dan ketenangan adalah pintu yang diam-diam mendatangkan banyak hal baik.
Jangan terlalu cemas mengejar uang, sampai lupa menenangkan diri.
Kadang yang perlu diperbaiki bukan dompetmu, tapi isi kepalamu.
