Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Harta Tahta Wanita Bagi Seorang Lelaki


 

Harta-Tahta-Wanita bagi Seorang Lelaki

Oleh: Yayat Suyatna

Bagi seorang lelaki, harta sering terasa seperti jawaban. Ia bekerja, berlari, mengorbankan waktu dan tenaga. Bukan sekadar untuk kaya, tapi untuk merasa cukup.

Karena di balik kerasnya dunia, lelaki ingin satu hal sederhana. Ia tidak ingin merasa gagal.

Ketika tahta datang. Ia memberi posisi, memberi pengakuan, membuat suara seorang lelaki lebih didengar. Namun sering kali, tahta juga membawa kesepian yang tidak terlihat.

Semakin tinggi ia berdiri, semakin sedikit yang benar-benar mengerti.

Lalu wanita.

Bagi lelaki, wanita bukan sekadar pasangan. Ia adalah tempat pulang, tempat lelah dilepas tanpa harus dijelaskan.

Namun tidak semua lelaki mengerti. Bahwa wanita bukan untuk dimiliki sepenuhnya, tapi untuk dihargai seutuhnya.

Hari ini aku belajar bahwa harta bisa membuat lelaki terlihat kuat. Tahta bisa membuatnya terlihat hebat. Dan wanita bisa membuatnya terlihat lengkap.

Tapi itu semua hanya tampilan.

Karena yang sebenarnya menentukan adalah apakah ia tetap menjadi manusia di tengah semua yang ia miliki.

Banyak lelaki yang berhasil mengumpulkan segalanya, tapi kehilangan dirinya sendiri. Dan ada juga yang sederhana, namun hatinya utuh dan tenang.

Maka mungkin, lelaki tidak sedang diuji saat kekurangan. Tapi saat ia memiliki segalanya.

Apakah ia tetap rendah hati? Apakah ia tetap setia? Apakah ia tetap ingat dari mana ia berasal?

Karena pada akhirnya, harta bisa habis, tahta bisa turun, wanita bisa pergi.

Tapi jika seorang lelaki kehilangan hatinya, maka ia kehilangan arah hidupnya.

Dan lelaki sejati bukan yang memiliki segalanya. Tapi yang tidak kehilangan dirinya meski bisa memiliki apa saja.