Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Lebaran (5) : Rahasia Ketupat

Filosofi Ketupat - Yayat S

Filosofi Ketupat: Mengakui Salah, Membungkus Berkah

Oleh: Yayat S

Ketupat di meja Lebaran bukan sekadar hidangan, ia adalah simbol kearifan yang bicara tanpa kata. Dalam tradisi kita, ketupat menyimpan dua makna mendalam yang menjadi inti dari hari kemenangan.

Pertama, Ngaku Lepat atau Mengakui Kesalahan. Anyaman janur yang rumit adalah cermin perjalanan hidup manusia yang penuh khilaf dan ego. Membelah ketupat melambangkan kerelaan hati untuk membuka diri, membuang gengsi, dan berani mengakui kesalahan di hadapan sesama.

Kedua, Laku Papat atau Empat Tindakan. Ketupat adalah bungkus dari keberkahan yang diraih melalui empat tahap: Lebaran, Luberan, Leburan, dan Laburan.

Lebaran sejati adalah saat kita mampu menyederhanakan kerumitan hidup dengan maaf, lalu membungkusnya dengan berkah yang konsisten. Mari mengakui salah, demi menjemput fitrah yang indah.